Mati Suri di Taman

Sekiranya waktu berjalan lebih cepat Ia berlari mendahului akal Dan terus berlari mengejar rindu Tak kenal lelah dalam menggilas Kita yang dulu pernah mesra Menebar janji di lembah kasih Bercinta di atas langit merah muda Kini semua lenyap Tat kala aku menghilang Aku mencariku dalam sepi Yang ku tahu Aku bukanlah dia yang pantas Bersanding … Lanjutkan membaca Mati Suri di Taman

Iklan

Malam Kelam

Mentari terbenam Rembulan berlayar Gemerlap bintang Remang cahaya lentera Gelap tat kala tersesat Samar terlihat bayang Jelmaan bidadari kayangan Merasuk rasa dalam dada Ingin hati untuk bersua Namun apalah daya Hamba hanyalah binatang Terhina di ujung belantara Menjelma makhluk buruk rupa Terbuang dari gemerlap dunia Menghamba pada rasa Tak lebih timbulkan kecewa Kala tiada merengkuh … Lanjutkan membaca Malam Kelam

Maha Benar Akun Anonim dengan Segala Statementnya

Keresahan tentang akun anonim bukan perkara kebebasan berpendapat. Tapi perkara gagasan yang tidak sanggup bertatap langsung. Bukan membuktikan siapa yang paling kuat. Karena kebenaran mesti dimurnikan. Ini yang menjadi awal tersebarnya hoax sekiranya. Dimulai saya masuk ke universitas, mulai banyak berita lalang melintang terkait isu kampus. Sebagai mahasiswa baru saya tertarik dan menyusuri berbagai akun. … Lanjutkan membaca Maha Benar Akun Anonim dengan Segala Statementnya

Melihat Laron, Melihat Indonesiaku

Laron adalah rayap yang telah bersayap dan keluar dimusim hujan untuk mencari pasangan hidup guna melahirkan rayap-rayap generasi penerus mereka. Yang unik laron-laron beterbangan mencari cahaya lampu-lampu malam dan cenderung memilih cahaya lampu yang paling terang diantara lampu-lampu. Cahaya ada dua makna cahaya sebagai bentuk Nurillah (cahaya kebenaran Tuhan) dan juga cahaya sebagai bentuk kekuasaan. … Lanjutkan membaca Melihat Laron, Melihat Indonesiaku

Perindu

Secawan rindu yang terbalut duka Menanti temu pada jarak tak berujung Perihal aku juga kamu Yang tak lagi senada beriringan Angin meniti sela tubuhku Hening bekukan rasa yang berkecamuk Sementara bara akan terus terbakar Dalam diri yang terebah tak berdaya Berpangku dagu memulai renung Kapan rindu ini akan berujung temu? Entah